Sahabat Cipta Foundation

SDM 2.060 Petani Lada Ditingkatkan

Tanjung Redeb - Komoditas lada Kabupaten Berau menjadi unggulan karena memiliki kualitas sangat baik. Peningkatan produksi dan kualitas lada Bumi Batiwakkal terus dilakukan Pemkab Berau melalui Dinas Perkebunan.

Melihat potensi lada yang begitu besar, Sahabat Cipta bersama MCA-Indonesia memilih Berau dalam proyek Pertanian Lestari Berau (PLB). Sebanyak 2.060 petani lada dari lima kecamatan mendapat pendampingan dalam program peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Alhamdulillah dalam mendukung peningkatan SDM para petani lada, Berau mendapat dukungan dalam PLB yang diprogramkan Sahabat Cipta bersama MCA-Indonesia,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan, Fattah Hidayat, setelah membuka pelatihan master trainer lada di Hotel Grand Parama Tanjung Redeb, Senin (26/9) kemarin.

Dijelaskan, dalam mendukung program ini, Sahabat Cipta bersama MCA-Indonesia, didukung Koperasi Wanita Al Barokah Kampung Merancang Kecamatan Gunung Tabur, yang melibatkan satu PPL. Pelatihan trainer lada bertujuan meningkatkan kemampuan teknis 12 petani lada terseleksi dan dua PPL, melalui praktik pertanian dan pengelolaan lingkungan yang baik pada kegiatan budi daya, panen, setelah panen, dan keterampilan pemasaran produk lada. Berikut, menyusun modul trainier pada budi daya lada yang relevan dan aplikatif yang digunakan di sekolah lapangan kepada 2.060 petani lada di lima kecamatan, yaitu Biatan, Sambaliung, Teluk Bayur, dan Kelay.

Dukungan Sahabat Cipta bersama MCA-Indonesia, diharapkan Fattah Hidayat, meningkatkan produksi dan kualitas kakao Bumi Batiwakkal. Terlebih, pendampingan yang diberikan berlangsung selama 18 bulan. Dalam waktu lama, diyakini memberikan dampak besar terhadap target peningkatan produksi lada dari beberapa kecamatan. Mereka selama ini menjadi sentra unggulan lada Berau.

Saat ini, disampaikan Fattah, untuk budi daya lada di seluruh kecamatan di Kabupaten Berau luasnya mencapai 2.018 hektare. Produksi pada 2015 lalu, mencapai kurang lebih 839 ton. Melalui program ini, diharapkan mampu mendongkrak peningkatan produksi hingga 30 persen pada 2017. “Tahun ini saja produksi lada mengalami peningkatan. Kami yakin dengan program ini lebih meningkat lagi,” tandasnya.

Di saat anggaran mengalami penurunan, program pendampingan dari pihak ketiga ini, lanjut dia, bermanfaat besar terhadap petani di Kabupaten Berau. Terlebih pengembangan perkebunan merupakan program prioritas Bupati Berau Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Setelah lada ini, juga program lanjutan komoditas kakao. Saat ini menjadi unggulan Kabupaten Berau,” ucapnya.

Melalui program ini, diharapkan mendorong semangat petani perkebunan untuk mengembangkan komoditas yang menjadi unggulan daerah. Terlebih harga komoditas perkebunan, khususnya lada dan kakao mengalami peningkatan. Program ini akan lebih optimal dengan rencana Pemkab Berau membentuk perusahaan daerah pada sektor perkebunan. Bermitra dengan masyarakat perkebunan untuk terus mengembangkan komoditas yang ada. “Dengan kesiapan SDM terlatih, akan mendukung keberadaan perusda yang disiapkan bermitra dengan masyarakat,” pungkasnya. (hms4/waz/k16)

(Artikel ini diambil dari http://www.prokal.co) 

Bergabunglah Dengan Kami

Hubungi Kami

Sahabat Cipta Foundation

Jl. Mampang Prapatan XIV No. 47

Jakarta 12790, Indonesia

Tel. +62 21 7919 8690

Fax. +62 21 7919 8691

info@sahabatcipta.or.id

Anda disini: Beranda Berita Berita Terkini SDM 2.060 Petani Lada Ditingkatkan