Sahabat Cipta Foundation

Pemerintah Daerah Kehilangan Prioritas

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Executive Director Regional Autonomy Watch atau Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Indonesia, Robert Endi Jaweng mengatakan daerah-daerah otonomi di Indonesia kehilangan prioritas dalam membangun potensi daerahnya masing-masing.

 "Kita dorong agar pemerintah daerah benar-benar focus pada sektor potensial daerah. Kalau mereka membangun, lihat apa yang menjadi kebutuhan nyata masyarakat. Daerah-daerah sudah kehilangan prioritas dalam membangun ekonomi masyarakatnya," kata Robert di Hotel Pelita Maumere, Sabtu (27/6/2015).

Jika ada yang berbicara banyak tentang sektor unggul daerahnya, semua itu masih sebatas jargon. Petani-petani Kakao misalnya, masih berjuang sendiri. Petani belum sungguh-sungguh mendapat dukungan nyata dari pemerintah daerah.

"Problem utama petani Kakao atau petani Kopi di daratan Flores, termasuk di Sikka adalah problem produktivitas. Problem ini harus mendapat dukungan pemerintah melalu penganggaran dan kegiatan nyata," kata Robert.

Robert menghadiri workshop bersama stakeholders yang tergabung dalam Dewan Kerjasama Ekonomi Daerah (DKED) Kabupaten Sikka, para petani Kakao, lembaga perbankan dan para pengusaha Kakao di Kabupaten Sikka. Dari Yayasan Sahabat Cipta, hadir Etih Suryatin, Regional Program Manager wilayah Flores.

Workshop memfokuskan pembicaraan tentang bagaimana revitalisasi DKED Sikka yang dinilai "mati suri" selama ini. Workshop diharapkan menghidupkan kembali peran DKED dalam perencanaan program pengembangan Kakao dan potensi unggulan lain di Sikka.

KPPOD bekerja sama dengan Yayasan Sahabat Cipta dan didukung Ford Foundatian, akan melanjutkan program kerja sama dengan pemerintah daerah Sikka dalam pengembangan Kakao di wilayah itu.

Sejak 2013, dua lembata tersebut telah bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Sikka dan akan melanjutkan program itu hingga 2017 mendatang.

Dalam laporan panitia, disebutkan workshop itu bertujuan mendapatkan kesepahaman tentang DKED dan peran DKED dalam perumusan kebijakan di kabupaten Sikka.

Selain itu, dari diskusi itu bisa merumuskan langkah ke depan revitalisasi DKED, termasuk rencana kerja dan prioritas kegiatan yang akan dilakukan. Dan menghasilkan kesepakatan awal atas kegiatan atau prioritas DKED ke depan.

Robert mengatakan, peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) harus ditingkatkan. Permasalahan kurangnya produktivitas pertanian, karena masyarakat kurang mendapatkan penyuluhan yang memadai.

"Faktanya PPL itu sangat dibutuhkan oleh para petani. Tetapi selama ini PPL itu tidak kuat. Tidak kuat itu bisa menyangkut kelembagaannya, anggarannya atau juga status mereka. Yang terakhir ini terkait perekrutan dan identitas mereka," kata Robert.

Ke depan, peran stakeholders sangat penting. Permasalahan Kakao dan potensi lainnya harus dibangun kerja sama, dilihat bersama, dikerjakan bersama baik pemerintah, pengusaha dan masyarakat petani.

Get Involved with Us

Contact Us

Sahabat Cipta Foundation

Jl. Mampang Prapatan XIV No. 47

Jakarta 12790, Indonesia

Tel. +62 21 7919 8690

Fax. +62 21 7919 8691

info@sahabatcipta.or.id 

You are here: Home News Recent News Pemerintah Daerah Kehilangan Prioritas