Sahabat Cipta Foundation

Inspeksi mendadak untuk perokok di kawasan publik

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar inspeksi mendadak di kawasan dilarang merokok di sejumlah mal dan hotel, Selasa (26/5), di Jakarta. Langkah ini merupakan bentuk pengawasan terhadap Peraturan Daerah Provinsi Jakarta Nomor 2 Tahun 2005, Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2010, dan Peraturan Gubernur Nomor 50 Tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok.

Sidak kali ini dilakukan oleh Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Inspeksi pertama dilakukan di Mal Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Di sana ditemukan setidaknya 20 orang yang merokok di kawasan yang dilarang dan 8 penyewa mal yang membiarkan pengunjung merokok.

Saat ditemukan, petugas langsung menegur dan memerintahkan pelaku untuk segera mematikan rokok. Kemudian, petugas langsung membuat berita acara pemeriksaan (BAP) di tempat.

Kepala BPLHD Provinsi DKI Jakarta Gamal Sinurat mengatakan, pelanggaran kawasan dilarang merokok (KDM) di DKI Jakarta sudah mencapai tahap mengkhawatirkan.

Data Smoke Free Jakarta Februari 2015 menunjukkan, tingkat ketaatan mal hanya 26 persen dan ketaatan hotel dari 41 persen pada Agustus 2014 turun menjadi 33 persen pada Februari 2015.

Padahal, dalam Pergub No 88/2010 disebutkan, ruang khusus merokok di dalam gedung ditiadakan sehingga para perokok harus menjalankan aktivitas merokok di luar gedung.

Gamal menyatakan, sidak kali ini sifatnya memberikan edukasi kepada pelaku yang melakukan pelanggaran (operasi simpatik).

Untuk selanjutnya, kata Gamal, jika ditemukan lagi pelanggaran, pihaknya tidak ragu untuk mengenakan sanksi. Untuk pengguna diberikan sanksi denda sampai Rp 50 juta atau kurungan hingga 6 bulan. Sementara untuk pengelola akan diberikan sanksi berupa teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha.

Menurut rencana, sidak dilakukan selama satu minggu mulai dari 27 Mei hingga 1 Juni 2015 di mal-mal besar di DKI Jakarta. "Tidak main-main, sanksi bagi pengelola gedung yang melanggar mulai dari surat teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha," ujar Gamal.

Koordinator Smoke Free Jakarta, Bernadette Fellarika, berharap dengan adanya inspeksi ini, penegakan hukum dan kesadaran masyarakat untuk tidak merokok di tempat umum terus meningkat.

Source:  http://print.kompas.com/baca/2015/05/26/Inspeksi-Mendadak-untuk-Perokok-di-Kawasan-Publik

Get Involved with Us

Contact Us

Sahabat Cipta Foundation

Jl. Mampang Prapatan XIV No. 47

Jakarta 12790, Indonesia

Tel. +62 21 7919 8690

Fax. +62 21 7919 8691

info@sahabatcipta.or.id 

You are here: Home News Recent News Inspeksi mendadak untuk perokok di kawasan publik